PT Pertamina (Persero) beserta penyedia BBM swasta lainnya seperti Shell, BP AKR, dan Vivo resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi per hari ini, Senin, 20 Juli 2026.
Penyesuaian harga ini dilakukan menyusul fluktuasi harga minyak mentah dunia serta pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS dalam dua pekan terakhir. Keputusan ini merujuk pada regulasi Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum.
Harga BBM Pertamina (Wilayah Jabodetabek)
Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dex Series mengalami sedikit koreksi. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan BioSolar dipastikan tetap stabil.
-
Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter (Tetap)
-
BioSolar: Rp6.800 per liter (Tetap)
-
Pertamax (RON 92): Rp13.200 per liter
-
Pertamax Green (RON 95): Rp14.100 per liter
-
Pertamax Turbo (RON 98): Rp14.700 per liter
-
Dexlite: Rp14.900 per liter
-
Pertamina Dex: Rp15.400 per liter
Harga BBM Swasta (Shell, BP, & Vivo)
Penyedia layanan BBM swasta juga terpantau melakukan penyesuaian harga rata-rata Rp150 – Rp300 per liter pada produk unggulan mereka.
Shell:
-
Shell Super: Rp13.500
-
Shell V-Power: Rp14.400
-
Shell V-Power Diesel: Rp15.600
BP AKR:
-
BP 92: Rp13.400
-
BP Ultimate: Rp14.400
-
BP Diesel: Rp15.100
Vivo:
-
Revvo 90: Rp12.800
-
Revvo 92: Rp13.600
-
Revvo 95: Rp14.500
Alasan Penyesuaian Harga
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa evaluasi harga dilakukan secara berkala untuk menjaga ketahanan energi nasional dan keseimbangan bisnis di tengah volatilitas pasar global.
“Penyesuaian harga ini mengikuti tren harga rata-rata minyak dunia (Means of Platts Singapore/MOPS). Namun, kami tetap berupaya menjaga harga agar tetap kompetitif dibandingkan penyedia lainnya,” tulis pernyataan resmi Pertamina.
Perbedaan Harga Antar Wilayah
Perlu diingat bahwa harga BBM di wilayah luar Jabodetabek, seperti Sumatera, Kalimantan, dan Papua, mungkin memiliki selisih antara Rp100 hingga Rp500 per liter. Hal ini disebabkan oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah.
Masyarakat diimbau untuk mengecek harga secara real-time melalui aplikasi resmi masing-masing operator seperti MyPertamina atau melalui papan pengumuman di SPBU terdekat sebelum melakukan pengisian.
Daftar lengkap harga BBM di 38 provinsi dapat diakses melalui laman resmi Pertamina di www.pertamina.com.